IMA Chapter Sleman Perkuat Kolaborasi melalui Kunjungan ke Tiga UMKM dan Destinasi Wisata Inspiratif di DIY

Yogyakarta, November 2025 —
Dalam semangat memperkuat kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan ekonomi lokal, President Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Sleman R. Haris Martapa, SE.MT. melaksanakan kunjungan lapangan ke tiga pelaku UMKM dan destinasi wisata inspiratif di Daerah Istimewa Yogyakarta, yakni:

Bagbone Leather – Sentra produk kulit kreatif di Kabupaten Bantul
Fanri Collection – Pelaku usaha busana muslim dan kreatif di Kabupaten Sleman
Desa Wisata Tinalah – Destinasi wisata berbasis alam dan budaya di Kabupaten Kulon Progo

Kunjungan ini menjadi langkah nyata IMA Chapter Sleman dalam mendukung penguatan local empowerment, inovasi bisnis, dan pembangunan berkelanjutan di sektor UMKM dan pariwisata. 💪🌿

Melalui dialog langsung dengan para pelaku usaha, IMA Chapter Sleman menggali potensi, tantangan, serta peluang kolaborasi dalam bidang pemasaran, branding digital, dan peningkatan daya saing produk serta destinasi lokal.

“Kunjungan ini adalah bentuk komitmen kami untuk hadir langsung di lapangan, memahami kebutuhan pelaku usaha, dan bersama-sama mencari solusi inovatif agar UMKM dan destinasi wisata di DIY dapat tumbuh mandiri, berdaya saing, serta berkontribusi pada perekonomian daerah,” ujar President IMA Chapter Sleman.

Ke depan, hasil kunjungan ini akan menjadi dasar bagi IMA Chapter Sleman dalam menyusun program pendampingan dan sinergi berkelanjutan antara asosiasi profesional, pemerintah daerah, akademisi, dan komunitas pelaku usaha di DIY.

Langkah ini menegaskan komitmen IMA untuk terus menjadi katalis dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata yang berlandaskan nilai inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan. 🌟

IMA UMKM & Tourism Award 2025 – Tahap 3: Apresiasi bagi 20 Pelaku Usaha dan Destinasi Wisata Inspiratif Indonesia

Jakarta, November 2025 —
Indonesia Marketing Association (IMA) kembali mengukuhkan komitmennya dalam mendukung kemajuan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata nasional melalui program IMA UMKM & Tourism Award 2025.

Memasuki Tahap 3, sebanyak 20 pelaku usaha dan destinasi wisata inspiratif dari berbagai daerah di Indonesia resmi terpilih sebagai Pemenang IMA UMKM & Tourism Award 2025 (Tahap 3). Penghargaan ini diberikan kepada para pelaku yang dinilai berhasil menunjukkan inovasi, ketangguhan, serta kontribusi positif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kreativitas dan keberlanjutan. 🏆

Program ini merupakan inisiatif strategis IMA dalam mengkurasi, mengembangkan, dan meningkatkan level UMKM serta destinasi pariwisata nasional menuju kemandirian dan daya saing global. Melalui proses seleksi yang ketat dan pendampingan berkelanjutan, IMA berupaya membangun ekosistem bisnis yang inovatif, beretika, dan adaptif terhadap tantangan zaman. 🌍

Selanjutnya, para pemenang akan melangkah ke Tahap 4 – Mentoring, yaitu sesi pendampingan intensif yang dirancang untuk memperkuat kapasitas manajerial, strategi pemasaran, inovasi digital, serta jejaring bisnis mereka di tingkat nasional maupun internasional. 💡

“Program ini bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi wadah pembelajaran dan kolaborasi lintas sektor. IMA berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM dan destinasi wisata Indonesia agar mampu tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing global,” ujar Presiden IMA Chapter Sleman R. Haris Martapa, SE.MT. .

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, IMA mengajak seluruh pelaku usaha dan penggerak pariwisata di Indonesia untuk terus berkarya, beradaptasi, dan berinovasi demi kemajuan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. 👏✨

Menjalin Silaturahmi, Membuka Sinergi: IMA Chapter Sleman Jalin Kerja Sama Strategis dengan Dinas Terkait di DIY

Yogyakarta, November 2025 —
Sebagai upaya memperkuat jejaring dan kolaborasi lintas sektor, President Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Sleman R. Haris Martapa, SE.MT. melakukan kunjungan resmi ke dua instansi pemerintah daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu:

📍 Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo pada 16 Oktober 2025, dan
📍 Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Bantul pada 6 November 2025.

Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah nyata IMA Chapter Sleman dalam memperkenalkan peran strategis asosiasi dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata dan pemberdayaan UMKM di DIY. Melalui silaturahmi dan dialog terbuka, IMA Chapter Sleman berkomitmen untuk membangun sinergi berkelanjutan antara dunia pemasaran profesional, pelaku usaha lokal, dan pemerintah daerah.

President IMA Chapter Sleman menyampaikan bahwa kerja sama lintas sektor ini sangat penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi daerah yang inklusif dan berdaya saing.

“IMA hadir bukan hanya sebagai komunitas profesional di bidang marketing, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dan pelaku usaha dalam memperkuat citra destinasi pariwisata sekaligus meningkatkan kapasitas UMKM agar mampu naik kelas,” ujarnya.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kolaborasi konkret dalam bentuk program pendampingan, promosi terpadu, serta penguatan branding destinasi dan produk lokal DIY, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis inovasi dan keberlanjutan. 🌿

Kolaborasi Nyata untuk Pemberdayaan IKM Sleman: Sinergi FEB UII Yogyakarta dan IMA Chapter Sleman

Sleman, 2025 —
Semangat kolaborasi kembali diwujudkan melalui kerja sama antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Indonesia (FEB UII) Yogyakarta dan Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Sleman dalam program pendampingan dan pemberdayaan Industri Kecil Menengah (IKM) Sleman.

Kegiatan yang diinisiasi bersama ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk membangun IKM yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing global, sekaligus menanamkan nilai-nilai Islami dan prinsip keberlanjutan (sustainability) dalam setiap langkah pengembangannya.

Anggota IMA Chapter Sleman, yaitu Bapak Arif, Bapak Anas, dan Bapak Endy serta seluruh tim IMA Chapter Sleman, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi aktif dari FEB UII Yogyakarta. Pendampingan yang berlangsung sepanjang tahun 2025 ini menjadi bentuk nyata sinergi antara akademisi dan praktisi dalam memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal.

“Kerja sama ini bukan hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi tentang membangun ekosistem yang berkelanjutan untuk IKM agar mampu bertumbuh, beradaptasi, dan bersaing secara global tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal,” ujar perwakilan IMA Chapter Sleman.

Dengan dukungan berbagai pihak, langkah ini diharapkan menjadi model kolaborasi efektif antara kampus, asosiasi profesi, dan pelaku IKM dalam memperkuat ekonomi daerah berbasis inovasi dan keberlanjutan. 🌿