“Dari Lokal ke Global: UMKM Indonesia Mendunia!” Sukses Dorong UMKM Indonesia Siap Ekspor

Yogyakarta, 29 Agustus 2025 – Seminar nasional bertajuk “Dari Lokal ke Global: UMKM Indonesia Mendunia!” telah sukses diselenggarakan pada Jumat, 29 Agustus 2025, di ROS IN Hotel, Yogyakarta. Acara ini menghadirkan para pakar ekspor, praktisi bisnis, serta dukungan penuh dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN).

Acara dibuka dengan sambutan dari Dr. Miftah Farid, S.Tp., M.S.E, selaku Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Ditjen PEN. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peningkatan daya saing UMKM melalui strategi ekspor yang terukur, riset pasar internasional, serta pemanfaatan dukungan pemerintah agar UMKM Indonesia mampu bersaing di kancah global.

Seminar ini menghadirkan narasumber berpengalaman, di antaranya:

  • Naufal Zuhdi, Manajer Retail Team RPX
  • Titan Sabtian, Direktur PT. Mallindo Global Network
  • Prayudha Utama, Kepala Departemen Akses Pasar LPEI

Melalui sesi seminar, peserta memperoleh wawasan praktis mengenai strategi ekspor, cara menemukan buyer internasional, tips memilih logistik, serta peluang pembiayaan ekspor. Selain itu, kegiatan juga dilengkapi dengan Ekspor Clinic, Kurasi Produk, dan Business Matching yang membuka peluang langsung bagi UMKM untuk memperluas pasar.

Acara ini diikuti oleh 100 pelaku UMKM dari berbagai sektor dengan kuota terbatas. Antusiasme peserta membuktikan bahwa semakin banyak UMKM siap bertransformasi menuju pasar global.

Kegiatan ini terselenggara atas dukungan:

  • Kementerian Perdagangan RI (Ditjen PEN)
  • PT. Antareja Prima Antaran – RPX
  • PT. Mallindo Global Network
  • Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor Indonesia (LPEI)

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan UMKM Indonesia semakin percaya diri, mampu meningkatkan daya saing, dan siap mengembangkan bisnisnya hingga ke kancah internasional.

Kontak Media:
Panitia UMKM Go Global
📞 +62 815-7301-4678
✉️ umkmbisaekspor@gmail.com

Business Matching IKM Sleman dengan PHRI, ASITA, dan IMA Chapter Sleman

Dorong Sinergi UMKM, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif di Sleman

Sleman, 26 Agustus 2025 – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan Business Matching IKM Sleman dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), serta Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Sleman. Acara ini berlangsung di Gedung Dekranasda Kabupaten Sleman, Jl. Magelang Km 10, Bangunrejo, Tridadi, Sleman.

Business Matching ini menjadi sarana strategis untuk mempertemukan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) terkurasi Sleman dengan sektor pariwisata, meliputi hotel, restoran, serta biro perjalanan. Melalui forum ini, diharapkan terbuka peluang kerja sama dalam pengadaan produk lokal, promosi bersama, hingga pengembangan jejaring pemasaran yang lebih luas.

Acara ini menghadirkan keynote speech dari Bapak Syukron Arif Muttaqin, Anggota DPRD Sleman sekaligus Anggota IMA Sleman. Selain itu, turut hadir PHRI DIY yang diwakili Bapak Joko Paromo serta Ketua PHRI Sleman, Bapak Andhu Pakerti, M.Eng., yang memberikan dukungan penuh terhadap sinergi antara IKM dan sektor pariwisata.

Bapak Syukron Arif Muttaqin, Anggota DPRD Sleman sekaligus Anggota IMA Sleman. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi lintas sektor:

“IKM adalah tulang punggung perekonomian Sleman. Kolaborasi dengan sektor pariwisata melalui PHRI, ASITA, dan dukungan IMA akan membuka jalan bagi produk lokal kita untuk menembus pasar yang lebih luas, bahkan hingga ke level internasional,” ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, Dra. RR Mae Rusmi S., M.T., menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya memperkuat rantai pasok antara pelaku usaha lokal dengan industri pariwisata.

“Sleman memiliki potensi produk IKM yang luar biasa, mulai dari kuliner, minuman herbal, fesyen, hingga kriya. Melalui Business Matching ini, kami mendorong produk lokal agar dapat menjadi bagian dari ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif Sleman,” ujarnya.

Selain PHRI dan ASITA, kegiatan ini juga didukung oleh Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Sleman, sebuah asosiasi profesional di bidang pemasaran yang berfokus pada peningkatan daya saing UMKM melalui strategi pemasaran, inovasi produk, dan kolaborasi lintas sektor.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, asosiasi pariwisata, organisasi pemasaran, dan pelaku IKM, Business Matching ini diharapkan mampu:

  • Membuka akses pasar baru bagi IKM Sleman.
  • Memperkuat branding produk lokal dalam mendukung pariwisata.
  • Menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Acara ini dihadiri oleh puluhan IKM terpilih, perwakilan hotel, restoran, dan biro perjalanan wisata, serta stakeholder terkait. Forum ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menjadikan produk IKM Sleman tidak hanya berjaya di pasar lokal, tetapi juga siap menembus pasar nasional maupun internasional.